Laga Berakhir Ricuh, Ini Dua Kerugian Besar yang Dialami Arema

Laga Berakhir Ricuh, Ini Dua Kerugian Besar yang Dialami Arema

Sumberbola.net – Laga Liga 1 2018 pekan keempat antara Arema FC vs Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (15/04) berakhir dengan ricuh. Memasuki masa injury-time babak yang kedua, Aremania mulai memaksa masuk ke dalam lapangan pertandingan.

Tidak hanya itu, ratusan Aremania yang menyerbu lapangan juga melawan aparat keamanan yang berjaga. Akibat hal itu, aparat keamanan pun terpaksa menembakkan gas air mata.

Hal itu pun membuat kondisi stadion semakin tidak terkendali, ratusan korban pun berjatuhan karena terkena gas air mata dan terinjak-injak suporter lainnya. Tidak hanya menelan korban dari pihak Aremania, Arema FC juga akan mengalami kerugian yang besar atas insiden itu.

Baca Juga:

Klub berjuluk Singo Edan itu diperkirakan akan mengalami dua kerugian yang cukup besar akibat insiden tersebut. Berikut adalah ulasannya.

Infrastruktur Rusak – Kericuhan yang terjadi membuat LED Board di Stadion Kanjuruhan yang bernilai 5,5 miliar Rupiah mengalami kerusakan. LED Board itu pun ambruk karena tidak bisa menahan serbuan Aremania yang ingin masuk ke dalam lapangan pertandingan.

Padahal saat ini Arema masih memiliki lima tahun kontrak dengan pemilik LED Perimeter, Muhammad Mugni. Kontrak itu pun masih menyisakan satu tahun, dan Arema wajib membayar ganti rugi kerusakan.

Nama Baik Arema Tercoreng di Malaysia – Nama Arema juga tercoreng di Malaysia. Itu setelah akun Twitter berita sepak bola Malaysia, @LigaM memberitakan pelatih kepala Persib, Mario Gomez yang menjadi salah satu korban kericuhan tersebut. Gomez sendiri adalah mantan pelatih klub Malaysia, Johor Darul Ta’zim.

Tinggalkan Pesan

Masukan Komentarmu
Silahkan Masukan Namamu disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.