Kecewa, Mourinho: Saya Hanya Pelatih Kepala, Bukan Manajer

Kecewa, Mourinho: Saya Hanya Pelatih Kepala, Bukan Manajer

Sumberbola –┬áBos Manchester United, Jose Mourinho, mengungkapkan bahwa dia mungkin harus disebut sebagai pelatih kepala daripada manajer, setelah┬áSetan Merah mengalahkan Leicester City dengan skor 2-1 tanpa personil yang dia harapkan di bursa transfer.

Manajer adalah orang yang bertanggung jawab untuk hal-hal yang lebih bersifat dukungan administratif dalam penandatanganan pemain baru untuk tim. Sementara pelatih kepala bisa disebut sebagai guru, instruktur dan penasihat bagi tim.

Seperti diketahui, Mourinho gagal mendapatkan target utamanya pada bursa transfer musim panas ini, di mana Setan Merah sempat dikaitkan dengan Toby Alderweireld, Harry Maguire, Yerry Mina, Jerome Boateng dan Diego Godin.

Baca juga:

Dan setelah kemenangan Setan Merah atas Leicester City pada laga pembuka Liga Premier Inggris, Sabtu (11/8) dini hari tadi, Mourinho mengatakan bahwa dia mungkin sekarang harus disebut pelatih kepala daripada manajer, setelah dia tidak memiliki kuasa untuk mendatangkan beberapa target utamanya pada musim panas ini.

“Sepak bola sedang berubah. Mungkin manajer sepak bola saat ini harus lebih banyak dipanggil sebagai pelatih kepala,” kata Mourinho pada Sky Sports.

“Kami memiliki staf pelatih multi-fungsi yang besar, dan saya pikir, saya sendiri lebih sebagai pelatih kepala daripada manajer untuk saat ini,” pungkas Mourinho.

Tinggalkan Pesan

Masukan Komentarmu
Silahkan Masukan Namamu disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.