Kebobolan Berulang Kali, Real Madrid Menuju Pramusim Terparah

Kebobolan Berulang Kali, Real Madrid Menuju Pramusim Terparah

Liga Spanyol – Raksasa La Liga, Real Madrid, tampil kurang mengesankan di sepanjang pra musim 2019/20. Masalah yang disoroti kali ini adalah lini belakangan, karena mereka sudah kebobolan lebih dari selusin gol sejauh ini.

Sebanyak 16 gol sudah bersarang di gawang Real Madrid dari lima partai uji coba. Terbaru, mereka kemasukan tiga kali saat mengalahkan Fenerbahce dengan skor 5-3 dalam laga Piala Audi di Allianz Arena, Rabu (31/7).

Menanggapi hal tersebut, pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane pun merasa tidak puas. “Saya tak menyukai fakta bahwa kami kebobolan tiga gol. Namun, kami akan memperbaiki diri,” katanya.

Pada empat pertandingan sebelumnya, Real Madrid kalah dari Bayern Munich dengan skor (1-3), Atletico Madrid (3-7), Tottenham Hotspur (0-1), dan menang atas Arsenal lewat adu penalti setelah imbang 2-2 dalam 90 menit.

Andai kebobolan dua gol lagi pada partai sisa melawan Red Bull Salzburg pada Kamis (8/8) dan AS Roma pada Senin (12/8), maka ini menjadi pramusim terburuk bagi Los Blancos dalam 39 tahun terakhir.

Pada tahun 1980 silam, Real Madrid asuhan Vujadin Boskov menderita 17 kemasukan dari 10 pertandingan. Hasil paling parah terjadi ketika berjumpa Bayern Munich. Mereka tumbang di tangan raksasa Jerman itu dengan skor telak 1-9.

Hal tersebut dikarenakan lini belakang Real Madrid yang sangat rapuh. Namun, saat musim 2019/20 dimulai, pertahanan pasukan Zinedine Zidane akan diperkuat oleh Eder Militao dan Casemiro yang mendapat libur lebih panjang pasca Copa America.

Kehadiran dua pilar timnas Brasil itu diharapkan bisa memperkokoh barisan belakang Real Madrid yang terlihat rapuh di sepanjang pramusim.

Tinggalkan Pesan

Masukan Komentarmu
Silahkan Masukan Namamu disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.