Hakim Ziyech Pemain Terbaik Eredivisie Speelronde 27

Hakim Ziyech
gettyimg

 

Suasana konferensi pers pascapertandingan sontak berlangsung ceria. Skuad Twente merayakan keberhasilan mereka barang sejenak sambil melupakan berbagai persoalan yang ada. Pekan lalu Twente dijatuhi pengurangan tiga poin karena masalah finansial. Bahkan mereka terancam kebangkrutan seandainya tidak menyelesaikan penyehatan kondisi keuangan yang sudah disepakati bersama KNVB.

Setelah enam pertandingan tanpa meraih kemenangan, FC Twente sukses memetik poin penuh saat menjamu PEC Zwolle pada lanjutan Eredivisie Belanda Speelronde 27, akhir pekan lalu.

Atas kebahagiaan sesaat itu, sebagian rasa terima kasih bisa ditujukan pada pengatur serangan mereka, Hakim Ziyech. Gelandang kurus 21 tahun itu memberikan satu assist dan satu gol untuk melengkapi kemenangan 2-0. Ketegangan yang awalnya menyelmuti tim sebelum pertandingan mencair.

Selain masalah non-teknis, pelatih Alfred Schreuder punya sejumlah masalah sebelum kick-off. Gelandang veteran Orlando Engelaar cedera saat pemanasan sehingga dicoret dari daftar skuat yang bermain. Saat pertandingan berjalan, bek Andreas Bjelland dan striker Luc Castaignos berturut-turut ditarik keluar pada menit ke-29 dan 45 karena masalah yang sama.

Masalah seperti menyelimuti perjalanan Twente musim ini. Tukkers melepas Dusan Tadic dan kemudian Quincy Promes di awal musim. Selain itu Felipe Gutierrez dan Shadrach Eghan yang cemerlang musim lalu dilanda cedera berkepanjangan. Salah satu langkah strategis penting yang patut disyukuri Schreuder saat ini adalah merekrut Ziyech dari SC Heerenveen.

Beberapa kali Ziyech menjadi pemecah kebuntuan. Saat menghadapi Zwolle, kebuntuan itu baru pecah pada menit ke-77. Umpan tendangan penjuru Ziyech disambut Renato Tapia dengan sundulan kepala. Bola tak dapat dijangkau Warner Hahn.

Lima menit berselang, Twente mendapat kesempatan melancarkan serangan balik. Youness Mokhtar terlepas sendirian hingga merangsek masuk kotak penalti Zwolle. Tendangannya masih dapat ditepis, tetapi tidak bola muntah yang disambar Ziyech ke gawang kosong.

Satu gol dan satu assist, Ziyech pantas menjadi pahlawan kemenangan Twente.

“Saya merasa senang,” ujarnya usai pertandingan. “Tentu saja ada rasa lega. Ada ketegangan setelah kami gagal menang dalam enam pertandingan terakhir. Ketengangan kian menjadi setelah menit 70 kedudukan masih 0-0. Kemudian kami unggul 1-0 dan kemudian 2-0.”

Schreuder berharap kemenangan mengakhiri periode suram yang dialami klub. Presiden Joop Munsterman tak ketinggalan mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan para suporter.

Tugas Twente memang belum selesai. Kini mereka duduk di peringkat kedelapan klasemen sekaligus menjaga peluang ke Eropa musim depan. Speelronde berikutnya, Ziyech harus memimpin Twente melanjutkan tren positif kala menghadapi FC Groningen.

Tinggalkan Pesan

Masukan Komentarmu
Silahkan Masukan Namamu disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.