Bukan Kane yang Marahi Pemain Spurs, tapi Lloris!

Bukan Kane yang Marahi Pemain Spurs, tapi Lloris!

Sumberbola – Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, menjelaskan bahwa bukan Harry Kane yang membakar semangat para pemain, namun Hugo Lloris.

Spurs tertinggal 3-0 secara agregat pada babak pertama leg kedua semifinal saat menghadapi Ajax. Namun, mereka secara mengejutkan berhasil melakukan comeback yang luar biasa pada babak kedua, di mana Lucas Moura berhasil melakukan hat-trick. Alhasil, Spurs berhasil lolos ke final dengan agregat 3-3 (unggul gol tandang).

Berbicara setelah pertandingan, bek kanan Spurs, Kieran Trippier, mengungkapkan bahwa Kane merupakan sosok yang telah mengangkat mental para pemain di ruang ganti.

Namun, Pochettino mengatakan bahwa komentar Trippier telah disalahpahami oleh media. Dia menjelaskan bahwa Lloris merupakan sosok yang memarahi para pemain di ruang ganti.

“Itu mengejutkan saya,” kata Pochettino pada konferensi pers. “Dengarkan Trippier – dia tidak mengatakan Harry sedang berbicara. Itu bukan pembicaraan tim [dari Harry]. Dia ada di sana seperti Davinson Sanchez atau pemain lain yang tidak terlibat.

“Trippier mengatakan ‘kehadirannya’. Harry ada di sana dan menerjemahkan kepercayaan dan tentu saja emosi.

“Tapi jujur ​​saja, saya sedang berbicara. Itu bukan saat untuk berbicara terlalu banyak. Dan pada akhirnya yang mengangkat mereka sebelum mereka naik ke lapangan adalah kapten kami, Hugo Lloris. Saya ingat kata-kata Hugo Lloris ketika saya meninggalkan ruang ganti. Dia berteriak, ‘Kita sudah dekat, kita perlu mencetak satu gol lagi, jangan pernah menyerah dan mencoba karena saat kita mencetak gol kita akan berada dalam permainan,” tutupnya.

Tinggalkan Pesan

Masukan Komentarmu
Silahkan Masukan Namamu disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.